TUGAS DAN WEWENANG PRESIDEN

TUGAS DAN WEWENANG PRESIDEN  CLUB

Tugas  dan wewenang  Presiden Club ( Anggaran Rumah Tangga Lions Clubs Indonesia  Pasal  13/1 ) :

  • Menghadiri  dan  memimpin setiap  pertemuan  berkala  anggota  dan  Badan Pengurus Club
  • Mengawasi  pelaksanaan  kegiatan  Club
  • Bertanggung  jawab atas  pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan oleh  Club
  • Mengusulkan dan meminta persetujuan rapat anggota  Club atas tindakan atau kebijakan yang belum ditetapkan oleh Club
  • Berwewenang melakukan pemeriksaan atas semua buku rekening, laporan keuangan dan dana Club
  • Berwewenang menunjuk utusan dan utusan pengganti yang mewakili Club dalam Konvensi Distrik, Multi Distrik dan International  dengan  persetujuan rapat anggota
  • Bekerja  sama  dengan  Komite  Penasihat  Gubernur Distrik  di daerahnya.

“Presiden Club adalah pejabat pengurus tertinggi di Club-nya, dia  memimpin semua  pertemuan / rapat Badan Pengurus dan Club; menerbitkan undangan untuk rapat-rapat berkala dan rapat-rapat khusus Badan Pengurus dan Club; mengangkat Komite-komite Club dan bekerja sama dengan Ketua-ketua Komite supaya Komite tersebut melaksanakan fungsi dan laporannya; memastikan bahwa pemilihan-pemilihan berkala dilakukan, dicatat dan dilaksanakan; dan menjadi seorang anggota aktif dari District Governor’s Advisory Committee ditingkat daerah dimana Club-nya berada” (Standard Form Lions Club – Article II  Section 1a ).

Seorang calon Presiden akan menerima Club President Manual  yang isinya akan sangat membantu yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya.

Seorang calon Presiden harus mendelegasikan wewenangnya kepada para Wakil Presiden untuk memimpin dan mengkoordinasi  tugas / tanggung jawab club, sedemikian rupa sehingga seluruh kegiatan komite terbagi habis dan dapat terselenggara.

Presiden juga akan bekerja erat dengan Sekretaris dan Bendahara Club untuk memastikan bahwa mereka melaksanakan tugasnya dengan baik. Banyak Presiden merasa bahwa dengan  mempersatukan para pejabat tersebut dibawah kepemimpinannya dia akan berhasil menciptakan satu alat yang tangguh dalam memberikan satu gaya kepemimpinan Club yang positif.

Dalam banyak hal, para wakilnya mendapat kesempatan juga  untuk  meresapi tugas dan  tanggung  jawab  seorang  Presiden,  secara  tidak  langsung sehingga yang  lemah secara  organisasi akan terbawa dan terbantu oleh yang kuat.  Kerjasama  semacam  ini  akan bermanfaat untuk  menciptakan calon pemimpin  Club  dimasa  depan  sehingga  pada  masa  peralihan, krisis kepemimpinan  dapat  dihindarkan.

Sebelum Memulai  Jabatan

  1. Pilihlah Ketua Komite secepatnya setelah usul Komite Nominasi disetujui Club menjadikan Anda Presiden Club periode berikutnya dan sebelum memulai  masa  jabatan.  Pastikan program  dan  rencana kerja Club serta  aspirasi  anggota-anggota  dapat  ditampung dan diketahui oleh  Komite.
  2. Dengan  persetujuan Presiden yang masih bertugas, adakan  perkenalan dan pertemuan awal sebelum bulan Juli.
  • Tetapkan sasaran dan target untuk tahun masa bakti Anda,  terapkan  program Anda kepada para Ketua Komite sehingga  laporan dan rencana kerja dapat mereka siapkan untuk  dibawakan pada rapat Badan Pengurus yang  pertama. Wakil-wakil Presiden dilibatkan turut aktif mengenai rencana kerja ini.
  • Meminta Komite Keuangan dan Bendahara mempersiapkan Anggaran  Tahunan bagi Club.  Dengan  bantuan dan masukan masing-masing Komite yang  berkepentingan  siapkan pula anggaran untuk kegiatan bhakti sosial Club yang akan dilaksanakan diluar proyek Club yang sifatnya berkesinambungan / permanen.
  • Meminta Komite Keanggotaan menyiapkan  rencana kerja per semester.
  • Pastikan iuran  anggota terlunasi pada awal masa kerja. Tagihan sudah harus disiapkan pada awal bulan Juli dan awal bulan Januari.

Tugas  secara  umum

  • Memulai setiap rapat pada waktunya dan memimpin rapat sesuai dengan agenda yang  sudah disiapkan
  • Jangan terlalu mempergunakan banyak waktu pada rapat Badan Pengurus. Ingatlah bahwa pembahasan mendetail itu dilakukan pada rapat Komite. Badan Pengurus memberikan keputusan yang prinsip dan bukan detail.
  • Jangan  mengambil alih pekerjaan dan tugas  komite karena  ini dapat  mengurangi gairah  kerja komite  yang  memang bertugas dan berwenang untuk itu. Apabila Badan Pengurus merasa ada hal-hal  yang masih kurang terhadap rencana kerja yang diajukan, kembalikan masalahnya kepada komite yang  bersangkutan.
  • Jangan mengulur-ulur suatu keputusan. Apabila sudah ada satu  usulan yang  didukung oleh pemberi mosi / usulan, berikan kesempatan  untuk sanggah-sanggahan. Supaya tidak  berlarut-larut,  ingat bahwa  pemberi mosi / usulan adalah satu-satunya yang  berhak untuk berbicara dua kali. Apabila tidak ada lagi yang menyanggah segera  dibuat keputusan pokok  mengenai masalah tersebut.
  • Bantu dan dukung Sekretaris untuk membuat jalannya rapat seefisien mungkin.
  • Sebagai  seorang Ketua, bersikaplah netral. Apabila Anda  merasa ingin  mendukung satu mosi, tinggalkan  tempat  duduk Anda  dan serahkan kepada  salah satu Wakil Presiden sehingga  Anda dapat  dengan bebas  mengemukakan  pendapat Anda.
  • Menghindari voting dalam mengambil suatu keputusan adalah lebih bijaksana. Konsensus atau musyawarah mufakat  adalah jalan yang terbaik. Sistem voting apabila dengan beda suara yang sedikit akan menimbulkan perpecahan.
  • Pelajari dan ketahui tugas/tanggung jawab para  pejabat  club. Pelajari ketentuan  Asosiasi terhadap  berbagai  masalah Club.
  • Ingat, seorang  pemimpin yang baik adalah ia memiliki anggota – anggota yang patuh  bukan karena terpaksa melaksanakannya.
  • Pada  setiap  rapat  :
  1. Siapkan agenda pokok yang dirinci urutannya
  2. Siapkan program yang baik untuk rapat tersebut
  3. Pemberitahuan rapat  yang cukup kepada anggota dengan mengirimkan undangan pada waktunya yaitu sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari sebelum rapat dan ingatkan juga  melalui  telepon
  4. Mintalah kepada anggota supaya berupaya membawa tamu yang diperkenalkan dalam pertemuan Club
  5. Pastikan bahwa rapat khususnya urusan Club selesai dalam waktu 2 jam; fellowship dan hal-hal lain dapat dilakukan pada  waktu menikmati  hidangan atau setelah agenda rapat resmi selesai.

Seseorang yang  dapat disebut sebagai  pimpinan  yang besar dan berhasil umumnya adalah  anggota biasa  yang  memiliki  tanggung jawab yang besar terhadap  tugas  yang  dipikulnya

Posted in 3. Tugas dan Wewenang Badan Pengurus Club. Comments Off on TUGAS DAN WEWENANG PRESIDEN